Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Idrus. (Foto : DN / Narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas pelayanan perizinan.
Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Idrus, mengatakan pihaknya masih menemukan adanya oknum yang menghubungi pemohon izin melalui WhatsApp dan meminta sejumlah uang dengan alasan pembayaran kode billing.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa seluruh proses pembayaran resmi dalam sistem Online Single Submission (OSS) tidak dilakukan melalui rekening pribadi maupun instruksi yang dikirim lewat pesan singkat.
“Bukan lewat WhatsApp. Kalau memang ada pembayaran resmi, pasti ada kode billing yang dikirim melalui email yang terdaftar pada akun OSS,” jelas Idrus.
Ia menegaskan, setiap informasi terkait pembayaran perizinan harus dipastikan berasal dari saluran resmi. Apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan petugas pelayanan, masyarakat diminta tidak langsung melakukan transfer dan segera melakukan konfirmasi kepada DPMPTSP.
Sebagai upaya pencegahan, DPMPTSP Bontang secara rutin menyampaikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi resmi, termasuk media sosial. Langkah ini dilakukan agar pemohon izin semakin memahami alur layanan perizinan dan terhindar dari potensi penipuan.
“Masyarakat jangan mudah percaya apabila ada permintaan pembayaran melalui WhatsApp,, utamanya jangan panik saat disuruh bayar cepat” ujarnya.
Melalui edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat, DPMPTSP Bontang berharap proses pengurusan perizinan dapat berjalan aman, nyaman, dan terhindar dari tindakan yang merugikan pemohon layanan.
“Jika ragu, silakan datang langsung atau hubungi PTSP untuk memastikan informasi yang diterima,” pungkasnya.
PENULIS: DN