SMPN 5 Bontang. (FOTO: RE/narasipedia.net)
BONTANG. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama SMP Negeri 5 Bontang Utara dalam menghadapi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Sekolah menilai fasilitas yang memadai menjadi faktor penting untuk menciptakan proses belajar mengajar yang nyaman dan efektif sejak awal tahun ajaran baru dimulai.
Berbagai fasilitas penunjang pendidikan dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Mulai dari ruang kelas, laboratorium, ruang guru, hingga sarana pendukung lainnya telah dipersiapkan agar mampu menunjang aktivitas belajar siswa secara optimal.
Pihak sekolah juga melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan dan fasilitas belajar untuk memastikan seluruhnya layak digunakan. Langkah ini dilakukan agar siswa baru nantinya dapat langsung mengikuti pembelajaran tanpa terkendala persoalan teknis maupun keterbatasan sarana.
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, SMPN 5 Bontang Utara menetapkan enam rombongan belajar (rombel). Penetapan tersebut telah disesuaikan dengan kapasitas sekolah agar jumlah siswa tetap ideal dan proses pembelajaran berlangsung kondusif.
Setiap kelas nantinya akan diisi maksimal 36 siswa. Kebijakan itu diterapkan untuk menjaga efektivitas pembelajaran di dalam kelas sekaligus memastikan guru dapat memberikan perhatian yang maksimal kepada peserta didik.
“Kami memastikan seluruh fasilitas siap digunakan, sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah,” ujar Kepala SMPN 5 Bontang Utara, Sari Indrawati, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, kesiapan fasilitas tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.
Selain melakukan persiapan menjelang tahun ajaran baru, sekolah juga rutin melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana. Perawatan berkala dinilai penting untuk menjaga kondisi fasilitas tetap baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan pemeliharaan yang konsisten, sekolah berharap kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar tanpa gangguan akibat kerusakan fasilitas maupun kendala teknis lainnya.
“Kami berharap dengan fasilitas yang memadai, siswa dapat belajar dengan maksimal dan mencapai prestasi yang diharapkan,” tutupnya.
PENULIS: RE