Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menekankan aspek transparansi dalam pelaksanaan SPMB 2026 dengan mewajibkan sekolah menampilkan jurnal peringkat sementara.
Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat dapat memantau perkembangan posisi pendaftar selama proses seleksi berlangsung.
Di sisi lain, seluruh satuan pendidikan negeri juga ditetapkan sebagai lokasi pendaftaran resmi untuk memudahkan akses layanan.
Selain layanan langsung di sekolah, masyarakat juga dapat memanfaatkan sistem pendaftaran online yang tersedia selama 24 jam.
Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menjelaskan bahwa layanan pendaftaran di sekolah mengikuti jam operasional yang telah ditetapkan.
“Seluruh satuan pendidikan negeri kami tetapkan sebagai tempat pendaftaran dengan jam layanan pukul 08.00 hingga 13.00 Wita, kecuali hari Jumat sampai pukul 11.00 Wita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyesuaian jam layanan dilakukan agar tetap selaras dengan aktivitas di lingkungan sekolah. Sementara itu, proses entry data dan verifikasi tetap dilakukan oleh pihak sekolah untuk menjamin keakuratan data.
Jurnal peringkat yang ditampilkan selama pendaftaran menjadi salah satu bentuk keterbukaan informasi kepada publik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa informasi tersebut bersifat sementara dan bukan penentu hasil akhir.
“Jurnal peringkat yang ditampilkan selama pendaftaran bukan hasil final, tetapi hanya sebagai informasi perkembangan posisi pendaftar,” tutupnya. (Re)