Home BONTANG Creative Night Market 2026 Siap Digelar, Angkat Paguyuban dan UMKM Berbasis Budaya di Bontang
BONTANG

Creative Night Market 2026 Siap Digelar, Angkat Paguyuban dan UMKM Berbasis Budaya di Bontang

465

BONTANG. Sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pelestarian budaya, Creative Night Market (CNM) 2026 resmi akan diselenggarakan di Kota Bontang. Inisiatif ini lahir dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang dengan komunitas GEPREK dan Pokdarwis Bontang Baru. Bertempat di kawasan Jalan Cut Nyak Dien Saleba, ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 12 hingga 13 Februari 2026.

Ketua Pokdarwis Kota Bontang, I Gede Astri Awan, menjelaskan bahwa CNM 2026 merupakan pelaksanaan kedua secara keseluruhan, sekaligus yang pertama di tahun 2026, setelah sebelumnya sukses digelar pada Oktober 2025. Event ini dirancang sebagai wadah berkumpulnya paguyuban lintas daerah untuk menampilkan seni budaya sekaligus kuliner khas masing-masing daerah.

“CNM ini memang dari awal kami konsepkan sebagai ruang tampil paguyuban, baik dari sisi seni budaya maupun kuliner UMKM yang memang berasal dan berafiliasi dengan paguyuban yang ada di Bontang,” ujarnya.

Ketua Pokdarwis Kota Bontang, I Gede Astri Awan, pada saat memberikan penjelasannya (FOTO: Rudy/narasipedia.net) 

Pada pelaksanaan CNM 2026, panitia menargetkan keterlibatan 20 hingga 30 paguyuban, dengan total sekitar 100 tenant UMKM yang mencakup sektor kuliner, food and beverage, fashion, kriya, hingga seni pertunjukan. Seluruh tenant diutamakan berasal dari paguyuban, meski tetap dibuka untuk partisipasi umum sesuai konsep event.

Lokasi kegiatan akan membentang dari pintu masuk kawasan mangrove hingga simpang empat Kelurahan Bontang Baru, dengan panggung utama direncanakan berada di depan Pura sebagai pusat pertunjukan seni budaya. Hiburan yang disajikan tetap mengusung nuansa tradisional, mulai dari penampilan paguyuban hingga kolaborasi musisi dan penyanyi daerah.

Gede menambahkan, CNM ke depan ditargetkan menjadi event rutin bulanan, yang digelar setiap akhir pekan pada minggu keempat, serta masuk dalam kalender pariwisata resmi Kota Bontang. Bahkan, sesuai arahan Wali Kota Bontang, kegiatan ini direncanakan akan dikembangkan ke seluruh kelurahan sebagai upaya pemerataan ekonomi dan penguatan identitas budaya lokal.

“Harapannya CNM bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi warga, serta memperkenalkan kembali kekayaan budaya yang dimiliki Kota Bontang melalui paguyuban-paguyuban yang ada,” pungkasnya.

Related Articles

BONTANGKALTIM

Pertamina Berikan Layanan BBM 24 Jam di Bontang, SPBU PKT KM 6 Siap Layani Konsumen

BONTANG. Pertamina terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas jam operasional...

BONTANGEDUKASIKALTIM

Diskominfo Bontang Imbau Admin OPD dan Kelurahan Waspadai Modus Penipuan “Social Engineering”

BONTANG. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang mengeluarkan peringatan keamanan siber...

BONTANGGAYA HIDUPKALTIM

Jelang Penilaian Adipura 2026, Lurah Satimpo Maryono Gerakkan Korvei Serentak di Seluruh RT

Bontang. Menyambut Penilaian Adipura P1 Tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Kelurahan...