Home KUTIM Pemkab Kutim Gelontorkan Rp25 Miliar untuk Pipa Distribusi Air Bersih Teluk Pandan
KUTIM

Pemkab Kutim Gelontorkan Rp25 Miliar untuk Pipa Distribusi Air Bersih Teluk Pandan

543

SANGATTA. Pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Teluk Pandan dan wilayah sekitarnya segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Kutim merencanakan offtaker berupa pembangunan jaringan pipa distribusi hingga tower dengan nilai mencapai Rp25 miliar pada tahun anggaran 2025.

“Rp 25 M, jaringan distribusi ke wilayah desa-desa di Kecamatan Teluk Pandan,” kata Plt Kadis PUPR Joni Abdi Setia menegaskan.

Rencana ini disusun setelah dilakukan review Detail Engineering Design (DED), dengan cakupan wilayah distribusi meliputi Desa Martadinata (termasuk Dusun Sidrap), Suka Rahmat, Suka Damai, Danau Redan, Teluk Pandan, hingga Desa Kandolo. Proyek tersebut diproyeksikan akan menjadi salah satu infrastruktur kunci untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih.

Tak berhenti di level kabupaten, Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim juga mengambil peran strategis dalam memperluas layanan ke masyarakat. Melalui alokasi anggaran sebesar Rp3,4 miliar, Perumdam TTB akan mengerjakan segmen pelayanan berupa pemasangan pipa tersier di Dusun Sidrap, yang merupakan salah satu wilayah padat penduduk dan selama ini menghadapi keterbatasan suplai air.

Direktur Utama Perumdam TTB Kutim Suparjan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyukseskan program besar ini.

“Kami mendukung penuh penyelenggaraan SPAM Regional Sistem Void Indominco. Proyek ini menjadi langkah penting untuk menjamin akses air bersih yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan kombinasi dukungan dari pemerintah daerah dan eksekusi teknis oleh Perumdam TTB, kebutuhan air bersih di Teluk Pandan dan desa sekitarnya diharapkan dapat teratasi secara bertahap. Kehadiran jaringan pipa baru dan fasilitas offtaker tak hanya menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan sosial-ekonomi wilayah pesisir ini.

Langkah strategis tersebut menjadi penanda bahwa pemenuhan air bersih tidak lagi dipandang sekadar sebagai proyek fisik, melainkan fondasi untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kutim. (kopi3)

SUMBER: Prokutim

Related Articles

KALTIMKUTIMSAMARINDA

Dinkop UKM Kutai Timur Pamerkan Inovasi SIGAP di Ajang PEPES IKAN PEDA Kaltim 2026

SAMARINDA. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur mempresentasikan...

KALTIMKUTIMSAMARINDA

Diperkuat AI dan Fitur Pengaduan, SIGAP Koperasi Kutim Siap Menuju IGA Nasional

SAMARINDA. Inovasi SIGAP Koperasi milik Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop...

EDUKASIKALTIMKUTIM

Surat Klarifikasi Dana BOS Beredar, Kejari Kutim Sebut Itu Palsu!

Surat dan nomor telpon Hoax yang tersebar dilakukan oleh oknum sehingga meresahkan...

KUTIM

Pemkab Kutim Desak Pemprov Duduk Bersama Bahas Anggaran BPJS

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. (FOTO: Ist.) SANGATTA. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim)...