Director & COO PT Badak NGL, Feri Sulistyo (rompi hijau) bersama rombongan Komisi C DPRD Kota Bontang (FOTO: Ist.)
BONTANG. Komisi C DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan kerja ke PT Badak NGL untuk menjalin silaturahmi sekaligus meninjau perkembangan operasional perusahaan gas alam cair tersebut. Rombongan dipimpin Ketua Komisi C Alfin Rausan Fikry, didampingi Wakil Ketua Muhammad Sahib serta anggota Sumardi Syawal dan Bonnie Sukardi.
Kedatangan Komisi C disambut langsung oleh Director & COO PT Badak NGL, Feri Sulistyo Nugroho, bersama jajaran manajemen. Dalam pertemuan itu, Feri memaparkan perjalanan PT Badak NGL sejak berdiri hingga saat ini, termasuk capaian 14 kali berturut-turut meraih PROPER Emas, pengakuan sebagai perusahaan kelas dunia melalui berbagai sertifikasi internasional, serta pelaksanaan program-program CSR yang berkelanjutan.
Feri juga menjelaskan, saat ini PT Badak NGL mengoperasikan tiga train LNG dengan satu train cadangan. Ke depan, dengan dukungan pasokan gas dari PT ENI, perusahaan berencana menambah dua train LNG dengan satu train sebagai cadangan. Selain itu, dalam waktu dekat PT Badak NGL akan mengoperasikan kembali bandara yang dikhususkan untuk kebutuhan industri, diawali dengan revitalisasi sejumlah sarana penunjang.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanyakan perkembangan rencana pengaktifan train LNG. Ia menyebutkan, PT Badak NGL menargetkan pengoperasian dua train pada tahun ini, dengan satu train disiapkan sebagai backup.
“Kami dari Komisi C tentu menyambut baik rencana ini, karena selain membuka peluang penyerapan tenaga kerja, juga berdampak pada peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berkontribusi terhadap PAD Kota Bontang,” ujar Bonnie.
Kunjungan Komisi C DPRD Bontang ke PT Badak NGL ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan dunia industri, khususnya dalam mendukung keberlanjutan operasional perusahaan strategis di Kota Bontang. Dengan rencana pengaktifan kembali train LNG, PT Badak NGL dinilai berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan pendapatan asli daerah.