Ilustrasi momen jeda dari gawai di tengah aktivitas harian untuk kesehatan mental yang lebih baik (FOTO: AI generated)
BONTANG. Kesadaran untuk menjaga kesehatan mental semakin menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat modern. Selain menjaga kesehatan fisik, keseimbangan emosi dan ketenangan pikiran kini makin banyak dibicarakan sebagai upaya hidup sehat dan seimbang.
Menurut laporan yang ada di salah satu artikel Antara, gelombang paparan informasi digital yang terus menerus dapat memengaruhi kesehatan psikologis individu. dr. Clarin Hayes, M.Biomed (AAM), dokter perawatan anti-penuaan yang sering berbicara di acara edukasi kesehatan, mengatakan bahwa paparan konten media sosial dan berita negatif dapat meningkatkan kecemasan dan stres jika tidak dikelola dengan bijak.
“Studi juga menunjukkan media sosial meningkatkan angka kecemasan, depresi dan rasa kesepian,” katanya dalam artikel tersebut.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggarisbawahi bahwa kesehatan mental adalah bagian integral dari kesehatan secara menyeluruh. Menurut definisi organisasi kesehatan dunia, kesehatan bukan hanya bebas dari penyakit, tetapi juga kondisi sejahtera secara fisik, mental, dan sosial.
Langkah-langkah sederhana yang kini banyak dibicarakan masyarakat untuk menjaga kesehatan mental meliputi membatasi konsumsi informasi negatif, menetapkan waktu istirahat, serta melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau olahraga harian. Pendekatan ini tidak hanya membantu menenangkan pikiran, tetapi juga mendukung suasana hati dan ketahanan emosional.
Peningkatan literasi kesehatan mental, yakni pemahaman tentang tanda-tanda stres, kecemasan, dan cara mengelolanya juga menjadi fokus utama berbagai sumber kesehatan. Pemahaman ini dinilai penting untuk mengurangi stigma, serta mendorong individu mencari bantuan profesional ketika diperlukan.
Selain itu, dukungan sosial seperti berbicara dengan keluarga, teman, atau komunitas dipercaya dapat memberikan dukungan emosional yang kuat bagi individu. Hubungan sosial yang positif dianggap dapat membantu mengurangi ketegangan psikologis dan meningkatkan kualitas hidup.
Di era digital, perhatian terhadap kesehatan mental kini tidak hanya menjadi topik kesehatan, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang terus berkembang. Masyarakat semakin menyadari bahwa kehidupan yang sehat tidak hanya soal kebugaran fisik, tetapi juga kemampuan menjaga keseimbangan batin.