Home ADVETORIAL DPPKB Kutim Rampungkan Renstra 2025–2030, Fokus Percepat Penurunan Stunting dan Sinkronisasi Program Daerah
ADVETORIALKUTIM

DPPKB Kutim Rampungkan Renstra 2025–2030, Fokus Percepat Penurunan Stunting dan Sinkronisasi Program Daerah

398

SANGATTA. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) merampungkan dokumen Rencana Strategis (Renstra) 2025–2030 setelah melalui proses finalisasi selama dua hari, Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini menghadirkan tim ahli dari Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia (PEBS FEB UI) sebagai mitra penyusun.

Hasil utama dari kegiatan tersebut adalah tersusunnya dokumen Renstra yang menjadi pedoman strategis DPPKB dalam melaksanakan program lima tahunan, terutama untuk mendukung 50 program unggulan menuju Kutai Timur Hebat. Salah satu prioritas yang ditekankan dalam Renstra ini adalah penguatan program Cap Jempol Stop Stunting sebagai strategi kolaborasi percepatan penanganan keluarga risiko stunting (KRS).

Plt Sekretaris DPPKB Kutim, BB Partomuan, menegaskan bahwa Renstra ini telah disusun secara terukur dan berbasis kebutuhan daerah. Dokumen tersebut, kata dia, dirancang agar selaras dengan rencana kerja tahunan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Renstra ini menjadi acuan kami untuk bekerja lebih fokus, sistematis, dan terukur, terutama dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.

Hasil lainnya ialah penegasan komitmen lintas sektor dalam mengatasi stunting. DPPKB Kutim memastikan bahwa pelaksanaan program ke depan akan melibatkan kolaborasi aktif dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, sektor swasta, serta perangkat daerah lain yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sanitasi, dan peningkatan kualitas keluarga.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Renstra ini mengatur dengan jelas pola koordinasi dan pembagian peran masing-masing pihak,” tambah BB Partomuan.

Dari sisi regulasi, penyusunan Renstra ini dipastikan telah mengikuti payung hukum terbaru. Research Associate PEBS FEB UI, Raksa Maulana Subki, menjelaskan bahwa seluruh proses perencanaan telah mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2024 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025. Renstra DPPKB juga telah diselaraskan dengan RPJMD Kutai Timur 2025–2030, sehingga setiap tujuan dan sasaran pembangunan daerah tetap terjaga keterpaduannya.

“Salah satu hasil penting dari kegiatan ini adalah tercapainya kesepahaman antarperangkat daerah untuk memperkuat koordinasi program penurunan stunting. Dengan Renstra yang telah terstruktur dan berorientasi dampak, saya berharap seluruh perangkat daerah dapat memberikan masukan dan bekerja sama dalam mencapai target penurunan stunting di Kutai Timur secara berkelanjutan,” terangnya.

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Bapperida Optimistis Bontang Punya Daya Tarik Investasi, Publikasi Potensi Daerah Akan Diperkuat

Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin (tengah). (FOTO: AD / narasipedia.net)  BONTANG. Badan Perencanaan...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Evaluasi Portal Data, Dorong Sinergi Produsen Data untuk Atasi Data Kosong

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Bontang, Agus Salim Umar (berdiri), pada...

ADVETORIALBONTANG

Pemkot Belum Putuskan Penambahan Gerai Waralaba Modern Meski Permintaan Terus Muncul

Toko waralaba modern nasional yang berada di Jalan Jendral Soedirman. (DN /...

ADVETORIALBONTANG

Saat Bontang Utara Penuh, Kuota Waralaba di Bontang Barat Masih Belum Terisi

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur (Foto : DN / Narasipedia.net) BONTANG. Minat...

sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 koi288 koi288 koi288 koi288 koibet4d koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sultan567 testi138 wak5000 sultan567 kode4d wak5000 sultan567 testi138 kode4d sultan567 kilat69 testi138 sultan567 wak5000 kilat69 sultan567 testi138 sawit188 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 koi288 sawit188 sawit188 kilat69 sawit188 kode4d kode4d kode4d sultan567 sawit188 kilat69 koibet4d kode4d koibet4d kilat69 koibet4d kode4d sawit188 koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 kode4d testi138 wak5000 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d sultan567 testi138 kode4d sultan567 sultan567 kode4d kode4d testi138 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sawit188 sawit188 kode4d kode4d sawit188 kode4d koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d
kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d