Home ADVETORIAL Disdikbud dan Bupati Kutim Tegaskan Komitmen Majuankan Kebudayaan Lewat Festival Magic Land 2025
ADVETORIALKUTIM

Disdikbud dan Bupati Kutim Tegaskan Komitmen Majuankan Kebudayaan Lewat Festival Magic Land 2025

253

SANGATTA. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam memajukan kebudayaan daerah melalui penyelenggaraan Festival Magic Land 2025. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya event budaya tahunan tersebut.

“Festival ini adalah ruang imajinasi, ruang kreativitas, dan ruang kebanggaan budaya bagi masyarakat Kutim,” ujarnya saat memberikan laporan panitia.

Padliansyah menambahkan bahwa penyelenggaraan Magic Land sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ia menegaskan bahwa festival ini terus didorong agar menjadi ikon kebudayaan yang melekat pada identitas Kutim.

“Meski disiapkan secara sederhana, kami ingin Magic Land berkembang menjadi event budaya yang dicintai masyarakat dan dikenal secara luas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai budaya. Menurutnya, budaya adalah identitas penting yang tidak boleh dilepaskan dari kehidupan masyarakat.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya,” tegasnya. Ia juga menyebut Kutim sebagai daerah heterogen yang kaya tradisi dan nilai budaya dari berbagai suku.

Bupati Ardiansyah turut menyinggung temuan penting terkait sejarah manusia purba di Kalimantan Timur yang diperkirakan berusia lebih dari 10.000 tahun sebelum masehi. Temuan tersebut menjadi bukti bahwa kawasan Kutim memiliki nilai sejarah yang sangat kuat dalam perjalanan sejarah Nusantara.

“Ini adalah aset sejarah yang harus terus kita jaga dan teliti. Temuan-temuan ini menunjukkan betapa panjangnya jejak peradaban di daerah kita,” katanya.

Selain Magic Land, Disdikbud Kutim telah menyiapkan rangkaian kegiatan kebudayaan lainnya sepanjang November 2025, seperti Pameran Sejarah Budaya Islam, Festival Pesona Budaya, hingga Festival Musik Anti Narkoba. Menanggapi program tersebut, Bupati meminta agar Disdikbud terus menggali, meneliti, dan mempublikasikan kekayaan budaya Kutim.

“Upaya ini bukan hanya kebanggaan daerah, tetapi merupakan kontribusi Kutim bagi kebudayaan nasional,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ardiansyah berharap kegiatan kebudayaan tahun ini dapat menjadi ruang apresiasi dan perjumpaan masyarakat dengan akar budayanya.

“Semoga festival ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda dan momentum untuk memperkuat jati diri budaya kita. Mari kita wariskan nilai budaya ini kepada generasi berikutnya,” tutupnya disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

narasipedia logo N jadi

NARASIPEDIA

Kabar Baik Untuk Semua

Trending Now

Hot Topics

Related Articles

KUTIM

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

SANGATTA. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memberikan penjelasan rinci mengenai anggaran...

KUTIM

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Kabag Umum Setkab Kutim, Uud Sudiharjo, saat menyampaikan klarifikasi terkait simpang siur...

ADVETORIALBONTANGCORPORATENASIONAL

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

BONTANG. PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur...

KUTIM

Apel Ops Keselamatan Mahakam 2026, Fokuskan Kedisiplinan Berlalu Lintas

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 Digelar di Mako Polres Kutim....

Tentang Kami

Tentang | Kontak | Kru narasipedia | Pedoman Media Siber

Sosial Media

© Copyright 2025 - PT. Pedia Media Nusantara - narasipedia.net