Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus memperkuat sinergi dengan sekolah swasta melalui penyaluran dana hibah pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Sebanyak delapan sekolah swasta menerima bantuan tersebut, yakni SD Muhammadiyah, SD 1 YPK, SD Darul Ulum, SD Islam Nurul Fatah, SMP YPPI, SMP Muhammadiyah 1, SMP Islam Ar-Riyadh, dan Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang, dengan total anggaran Rp400 juta.
Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, mengatakan bahwa dukungan terhadap sekolah swasta merupakan bagian penting dari pembangunan pendidikan yang inklusif.
“Kami ingin memastikan semua sekolah, baik negeri maupun swasta, mendapatkan perhatian,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa skema hibah menjadi jembatan bagi pemerintah untuk tetap bisa memberikan dukungan kepada sekolah swasta, meskipun ada keterbatasan aturan dalam pengelolaan anggaran.
“Kalau sekolah swasta prosesnya berbeda, harus melalui hibah dan diajukan minimal satu tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud juga memberikan arahan agar dana digunakan untuk kebutuhan prioritas, khususnya perbaikan fasilitas sanitasi yang masih menjadi perhatian.
Menurut Nuryadi, kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta sangat penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat dan merata.
Ia berharap hubungan yang terjalin ini dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai kebutuhan sekolah dapat diakomodasi secara bertahap melalui program-program pemerintah.
Dengan adanya sinergi ini, Disdikbud optimistis bahwa kualitas pendidikan di Bontang akan semakin meningkat, didukung oleh fasilitas yang lebih baik dan lingkungan belajar yang lebih sehat.
PENULIS: Re