Home EDUKASI “Raja Menjamu Rakyatnya”, Semangat Berbagi di Balik Erau 2026
EDUKASIENTERTAINMENTKALTIMKUKARRAGAM

“Raja Menjamu Rakyatnya”, Semangat Berbagi di Balik Erau 2026

15

Sultan Aji Muhammad Arifin mengikuti prosesi Beluluh Awal Sultan di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong, menjelang pelaksanaan Erau Adat Kuta 2026. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian adat sekaligus penanda dimulainya rangkaian Erau yang mengusung tema Raja Menjamu Rakyatnya. (FOTO: Fairuzz/ Dok. pribadi)

TENGGARONG. Rangkaian Erau Adat Kuta Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mulai terasa di Kota Raja Tenggarong. Menjelang pelaksanaan Erau pada 20 hingga 28 September 2026, Kerabat Kesultanan menggelar ritual Beluluh Awal Sultan di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Beluluh Sultan menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian adat Erau. Ritual ini dimaknai sebagai prosesi membersihkan diri Sultan dari energi negatif sekaligus menghadirkan energi positif sebelum menjalani berbagai rangkaian upacara adat.

Dalam prosesi tersebut, sejumlah perlengkapan khusus disiapkan, salah satunya Balai Bambu Kuning yang memiliki 41 tiang dan dilapisi kain kuning. Selain itu, sesajen juga disiapkan sebagai bagian dari kelengkapan ritual adat yang dijalankan.

Selama Erau berlangsung, prosesi Beluluh Sultan akan dilaksanakan setiap hari di Kedaton. Pelaksanaannya dilakukan setelah salat Asar atau menjelang matahari terbenam.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan penghormatan kepada Sultan, Kerabat Kesultanan, pemangku adat, pelaku seni dan budaya, serta masyarakat yang selama ini menjaga keberlangsungan Erau. Ia menilai keberadaan Erau tidak terlepas dari peran berbagai pihak yang terus mempertahankan tradisi tersebut dari generasi ke generasi.

“Erau memiliki kedudukan istimewa dalam ingatan kolektif masyarakat Kutai, karena memuat nilai yang diwariskan melalui tata upacara, bahasa, simbol, seni, tata krama, serta perjumpaan antara Sultan dan rakyat,” ujar Aulia.

Menurut Aulia, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Dukungan tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan budaya lokal, dokumentasi dan arsip, pembinaan seniman serta pelaku adat, perlindungan objek pemajuan kebudayaan, hingga pengembangan ruang ekspresi dan ekosistem pariwisata serta ekonomi kreatif.

Ia berharap Erau tidak hanya menjadi agenda seremonial atau tontonan budaya bagi masyarakat. “Kita ingin Erau menjadi ruang pewarisan nilai dan perjumpaan antargenerasi, agar tradisi tetap hidup dan dipahami di tengah perubahan zaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kutai Kartanegara Ahmad Yani mengatakan pelaksanaan Beluluh Sultan yang berjalan baik menjadi momentum untuk menyambut seluruh rangkaian Erau 2026. Ia juga berharap masyarakat turut memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan adat dapat berlangsung dengan baik.

“Erau bukan sekadar pesta rakyat atau perayaan budaya, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan yang perlu terus dijaga,” kata Ahmad Yani.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut tercermin dalam tema Erau tahun ini, yakni “Raja Menjamu Rakyatnya.” Tema tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk saling berbagi, baik dari raja, pemimpin, mereka yang memiliki kemampuan, maupun seluruh masyarakat.

“Semangat berbagi ini yang harus kita jaga bersama. Mari jadikan Erau sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarsesama,” ujar Ahmad Yani.

Ia menilai dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang terkandung dalam Erau. Dengan demikian, tradisi yang menjadi bagian dari sejarah masyarakat Kutai tersebut dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi penerus.

 

Related Articles

BONTANGRAGAM

Lima Tahun Tak Putus, Satimpo Berbagi Jadi Wujud Kepedulian Lurah dan Pegawai kepada Warga

BONTANG. Kepedulian terhadap warga kurang mampu terus ditunjukkan Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang...

KALTIMNUSANTARA

Basuki Hadimuljono Pastikan Sumur Bor Eksplorasi di IKN Sepenuhnya untuk Kebutuhan Warga

Kepala Otorita IKN beserta jajaran bertemu dengan Camat Sepaku, kepala desa setempat,...

KALTIMNUSANTARA

Zona Inti IKN Jadi Prioritas Utama Pengamanan Karhutla, Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

NUSANTARA. Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP...

KALTIMNUSANTARA

Cegah Kemunculan Titik Api Baru, Otorita IKN Bersama TNI-Polri Gencarkan Patroli Udara Karhutla

NUSANTARA. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama TNI/POLRI, BMKG, BNPB, BIN, dan...