BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menilai capaian siswa penghafal Al-Qur’an di usia muda menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis karakter dan keagamaan mampu mencetak generasi berprestasi.
Hal itu disampaikan Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Siti Nurhayati, usai menghadiri Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an III SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus, Sabtu (16/5/2026).
Salah satu siswa yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut ialah Fa’i Alkhalifiaidan Ziqri. Di usia SMP, ia berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an setelah menjalani proses tahfidz sejak sekolah dasar.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena anak-anak seusia mereka mampu menunjukkan prestasi luar biasa di bidang keagamaan,” ujarnya.
Fa’i mengaku mulai mengenal tahfidz sejak kelas 1 SD. Saat itu, ia terlebih dahulu belajar membaca Al-Qur’an sebelum perlahan menambah hafalan.
Ketika duduk di bangku kelas 6 SD, hafalannya telah mencapai sekitar 12 juz. Setelah melanjutkan pendidikan di lingkungan tahfidz Taman Firdaus, kemampuan hafalannya terus berkembang hingga akhirnya berhasil menyelesaikan 30 juz.
“Lingkungan di sini sangat mendukung untuk menghafal. Jadi saya lebih semangat untuk terus menambah hafalan,” katanya.
Meski berhasil mencapai target besar, Fa’i menyebut proses menjaga hafalan menjadi tantangan tersendiri. Ia harus rutin melakukan murojaah agar hafalan tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, dukungan guru dan pembina dinilai menjadi faktor penting dalam perjalanannya menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
“Saya sangat bersyukur karena banyak dibimbing oleh ustaz dan pembina selama belajar di sini,” ucapnya.
Ke depan, Fa’i berharap dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri untuk memperdalam ilmu agama sekaligus menambah wawasan akademik.
Disdikbud Bontang pun berharap sekolah berbasis keagamaan terus berkembang dan mampu menyeimbangkan capaian tahfidz dengan kualitas akademik siswa.
“Pendidikan karakter seperti ini penting, tapi akademiknya juga tetap harus diperkuat supaya anak-anak punya bekal yang lengkap,” tuturbya.
Selain Fa’i yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, Taman Firdaus juga akan mengirim tiga siswa untuk mewakili Kalimantan Timur dalam ajang MTQ tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah.
PENULIS: RE