Home ADVETORIAL Disdikbud Bontang Ungkap Tantangan Penanganan Anak Autis di Autis Centre
ADVETORIALBONTANG

Disdikbud Bontang Ungkap Tantangan Penanganan Anak Autis di Autis Centre

45

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin. (FOTO: Re/narasipedia.net)

BONTANG. Penanganan anak dengan spektrum autisme membutuhkan pendekatan yang tidak sederhana. Hal ini disampaikan Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, saat menjelaskan fungsi Autis Centre di Kota Bontang.

Ia menegaskan, Autis Centre tidak difungsikan sebagai sekolah formal, melainkan sebagai pusat layanan terapi yang fokus pada penanganan perilaku dan respons anak terhadap lingkungan.

“Setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Ada yang sensitif terhadap suara, ada yang sulit menerima perubahan, bahkan ada yang mudah mengalami ledakan emosi,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendampingan. Oleh karena itu, metode yang digunakan tidak bisa disamakan dengan sistem pembelajaran umum.

Ia menuturkan, salah satu hal yang sering terjadi adalah anak menolak perubahan rutinitas yang dianggap sepele oleh orang lain.

“Contohnya ketika kebiasaan antar-jemput berubah, anak bisa menolak bahkan marah. Ini bukan sekadar perilaku biasa, tapi bagian dari kondisi yang harus dipahami,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Melalui terapi di Autis Centre, anak-anak dilatih untuk mengenali perubahan secara bertahap dan belajar mengendalikan respons mereka.

Pendekatan dilakukan secara personal dengan jadwal yang telah disusun. Setiap sesi terapi dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik masing-masing anak.

“Tidak bisa ditangani sekaligus dalam satu kelas. Harus satu per satu, karena setiap anak punya pola penanganan berbeda,” katanya.

Untuk mengatasi kompleksitas tersebut, Disdikbud telah melatih puluhan tenaga pendamping agar mampu memahami karakter anak autis secara lebih mendalam. Selain pelatihan, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi guna memastikan metode yang digunakan tetap relevan.

Saparuddin berharap masyarakat dapat memahami bahwa layanan di Autis Centre bukan hal yang sederhana, melainkan membutuhkan kesabaran dan pendekatan khusus.

PENULIS: Re

Related Articles

ADVETORIAL

Dorong Budaya Inovasi, Bapperida Bontang Buka Ruang Kreativitas Bagi Warga Kota Taman

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  ​BONTANG. Badan Perencanaan Pembangunan,...

ADVETORIAL

Bapperida Bontang Tegaskan Inovasi OPD Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG. Evaluasi terhadap inovasi...

ADVETORIALBONTANG

DKP3 Bontang Salurkan 600 Ayam Petelur ke Kelompok Tani, Hasil Telur Disiapkan Bantu Cegah Stunting

DKP3 memberikan bantuan ayam petelur kepada peternak melalui APBD Bontang tahun ini....

ADVETORIALBONTANG

Rapat Ekspose Hasil Survei Kepuasan Pengguna Inovasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2026

Suasana Rapat Evaluasi Inovasi Daerah yang digelar Bapperida Bontang. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG....