Salah satu kegiatan di UKS SDN 011 Bontang Selatan. (FOTO: RE/narasipedia.net)
BONTANG. Pelaksanaan program UKS di SDN 011 Bontang Selatan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan jadwal dari Puskesmas Bontang Selatan II. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena tenaga kesehatan harus terlebih dahulu menyelesaikan pelayanan di fasilitas kesehatan sebelum turun ke sekolah. Akibatnya, kegiatan pemeriksaan dan imunisasi di sekolah dilakukan secara bertahap dengan jumlah siswa yang dilayani terbatas dalam setiap kunjungan.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, menjelaskan bahwa koordinasi dengan puskesmas menjadi kunci utama agar program tetap berjalan meski dengan keterbatasan waktu. Dalam satu kali kunjungan, hanya sebagian siswa yang dapat dilayani, sehingga diperlukan penjadwalan ulang untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama. Sistem ini membuat kegiatan UKS berjalan secara bergilir, namun tetap terencana dengan baik.
“Kondisi tersebut tidak mengurangi semangat pihak sekolah untuk tetap menjalankan program kesehatan secara optimal,” katanya, Rabu (6/5/2026).
Lebih jauh, kata dia, justru dengan adanya penjadwalan yang terstruktur, kegiatan dapat dilakukan lebih fokus dan terarah pada kelompok siswa tertentu dalam setiap sesi pelayanan. Hal ini juga memungkinkan tenaga kesehatan memberikan perhatian lebih detail pada setiap siswa yang diperiksa.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan puskesmas menjadi faktor penting dalam keberhasilan program UKS. Meski menghadapi keterbatasan, sinergi yang baik membuat layanan kesehatan tetap dapat menjangkau seluruh siswa secara bertahap. Dengan komitmen bersama, program ini tetap berjalan konsisten dari tahun ke tahun.
Ke depan, pihak sekolah berharap dukungan layanan kesehatan dapat terus ditingkatkan sehingga jangkauan pelayanan menjadi lebih luas dan waktu pelaksanaan lebih efisien.
“Dengan demikian, seluruh siswa dapat memperoleh manfaat maksimal dari program UKS yang dijalankan,” tutupnga.
PENULIS: RE