BONTANG. Momentum Ramadan dimanfaatkan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Kota Bontang untuk memperkuat arah organisasi. Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada Rabu (18/3/2026), para pengurus bersama Dewan Pembina menggelar diskusi strategis guna mematangkan program kerja ke depan.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para pengurus duduk bersama membahas secara rinci konsep dan teknis pelaksanaan sejumlah agenda unggulan Sapma. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memastikan program organisasi tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi anggota dan masyarakat.
Dari hasil diskusi, terdapat dua program utama yang menjadi fokus Sapma tahun ini.
Pertama, Camping Kebangsaan, yaitu kegiatan luar ruang yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta memperkuat solidaritas dan kerja sama di kalangan pelajar dan mahasiswa melalui pendekatan edukatif di alam terbuka.
Kedua, Aksi Sosial dan Kesehatan, berupa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (Pemkes) serta donor darah. Program ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan instansi kesehatan sebagai bentuk kepedulian Sapma terhadap masyarakat.
Ketua Sapma Kota Bontang, Muhammad Shendy Abiyyu, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting dalam menyatukan visi organisasi.
“Dalam kepengurusan ini, kami tidak hanya menyusun program untuk pelajar dan mahasiswa, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan dan donor darah,” ujarnya.
Kehadiran Dewan Pembina dalam forum tersebut turut memberikan dorongan moral bagi para pengurus. Mereka menekankan pentingnya konsistensi, sinergi, serta komitmen dalam merealisasikan program kerja agar mampu memberikan manfaat luas, baik bagi pengembangan diri anggota maupun bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana akrab. Kumandang azan magrib menjadi penanda kebersamaan yang kental, mempererat hubungan antaranggota dalam nuansa Ramadan yang sederhana namun penuh makna.
PENULIS: Niwil