Home ADVETORIAL DPPKB Kutim Perkuat Kader Verval untuk Akurasi Data Keluarga Berisiko Stunting
ADVETORIALKUTIM

DPPKB Kutim Perkuat Kader Verval untuk Akurasi Data Keluarga Berisiko Stunting

225

SANGATTA. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kualitas data keluarga. Melalui Temu Kerja Kader Verifikasi dan Validasi (Verval) Keluarga Berisiko Stunting (KRS) 2025, pemerintah daerah menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam memutus rantai stunting di Kutim. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Hj. Herliana, saat membacakan sambutan Kepala Dinas PPKB Kutim di Kantor DPPKB, Senin (24/11/2025). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

“Penanganan persoalan kependudukan melibatkan banyak sektor. Karena itu sinergi program mutlak dilakukan agar Bangga Kencana mencapai target RPJMD 2025–2029,” tegasnya.

Herliana menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis menghadapi pendataan keluarga skala penuh pada 2026. Penguatan kapasitas kader verval menjadi sangat penting agar proses verifikasi dan validasi berjalan terstandar serta mampu menghasilkan data yang sesuai kondisi lapangan. Ia menambahkan bahwa pengendalian penduduk harus bertumpu pada revitalisasi program keluarga berencana, pembangunan keluarga, dan penyelarasan data dari sensus, survei, hingga registrasi vital.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan data keluarga yang terpadu dan dinamis. Regulasi nasional seperti UU No. 52/2009, UU No. 23/2014, serta PP No. 87/2014 telah menegaskan mekanisme pencatatan populasi melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA).

“Data keluarga harus dikelola terpadu, dinamis, terukur, dan mampu menghasilkan informasi tepat waktu. Kita dituntut memastikan data benar-benar akurat dan valid,” ujarnya.

Sementara itu, panitia kegiatan, Agustina, melaporkan bahwa Temu Kerja Kader Verval 2025 dirancang untuk meningkatkan kemampuan kader dalam memverifikasi dan memvalidasi data keluarga berisiko stunting. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, meliputi PKB/PLKB, kader verval, jajaran struktural DPPKB, serta perwakilan bidang pengendalian penduduk. Menurutnya, pemutakhiran data KRS melalui kegiatan ini diharapkan memperkuat ketepatan sasaran program pemerintah.

“Semoga kegiatan ini memperkaya pemahaman dan meningkatkan kapasitas kader verval di kabupaten,” tutupnya.

Dengan semakin kuatnya kapasitas kader di lapangan, DPPKB Kutim optimistis percepatan penurunan stunting dapat dilakukan secara lebih efektif dan berdampak nyata bagi keluarga serta pembangunan daerah.

narasipedia logo N jadi

NARASIPEDIA

Kabar Baik Untuk Semua

Trending Now

Hot Topics

Related Articles

ADVETORIALBONTANGCORPORATENASIONAL

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

BONTANG. PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur...

KUTIM

Apel Ops Keselamatan Mahakam 2026, Fokuskan Kedisiplinan Berlalu Lintas

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 Digelar di Mako Polres Kutim....

KUTIM

Ini Sejumlah Infrastruktur Strategis yang Diresmikan Ardiansyah Saat Kunker ke Karangan

Bupati Ardiansyah saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Karangan. (FOTO: Nasruddin dan...

KUTIM

Bupati Kutim Resmikan Kantor KPJ Karangan, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meresmikan kantor baru Koperasi Permata Jaya (KPJ). (FOTO:...

Tentang Kami

Tentang | Kontak | Kru narasipedia | Pedoman Media Siber

Sosial Media

© Copyright 2025 - PT. Pedia Media Nusantara - narasipedia.net