Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur (FOTO: Wi/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang memperkuat strategi promosi potensi investasi daerah dengan mengandalkan media digital. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan dan menarik calon investor dari berbagai wilayah.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur, mengatakan pihaknya kini tidak lagi hanya mengandalkan pameran atau forum tatap muka. Promosi kini aktif menggunakan media visual dan elektronik.
“Sekarang kami lebih banyak memanfaatkan media digital dan videotron agar potensi Bontang lebih dikenal secara luas,” ujar Aspiannur.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menayangkan video promosi di videotron Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Bandara ini dipilih karena merupakan gerbang utama penerbangan di Kalimantan Timur dan sering disinggahi oleh pelaku bisnis maupun calon investor.
Konten promosi tersebut menampilkan berbagai potensi investasi strategis di Bontang, mulai dari sektor industri pengolahan, jasa, hingga pariwisata. Tayangan singkat itu juga menonjolkan keunggulan infrastruktur dan kemudahan berusaha di Kota Taman tersebut.
Selain di bandara, DPMPTSP juga menjalin kerja sama dengan media nasional besar seperti TV One, Kompas TV, dan CNN Indonesia untuk menyiarkan materi promosi investasi Bontang. Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi branding daerah untuk mendongkrak popularitas Bontang di level nasional.
Aspiannur menegaskan, promosi digital menjadi cara efektif untuk membangun citra daerah yang terbuka terhadap investasi baru.
“Kami ingin Bontang dipandang sebagai kota yang ramah dan siap untuk investasi,” katanya.
Melalui berbagai media promosi ini, DPMPTSP berharap investor dapat melihat langsung potensi besar Bontang, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.
PENULIS: Wi