BONTANG. Pernahkah kamu memperhatikan bentuk buah pisang saat masih menggelantung di pohonnya? Berbeda dengan kebanyakan buah lain yang tumbuh lurus atau menggantung ke bawah mengikuti gravitasi, buah pisang justru selalu melengkung ke atas menyerupai bulan sabit.
Ternyata, bentuk unik ini bukan sekadar kebetulan estetika alam, melainkan hasil dari proses ilmiah yang cukup menakjubkan bernama negatif geotropism. Secara umum, bagian tanaman tumbuh mengikuti arah gravitasi bumi ke bawah. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi tunas pisang muda.
Pada awal pertumbuhannya di alam liar, khususnya di tengah rimbunnya hutan hujan tropis, pohon pisang harus bersaing ketat untuk mendapatkan cahaya matahari. Berdasarkan ulasan dari jurnal botani yang dirangkum oleh ScienceDaily, buah pisang muda yang tadinya tumbuh ke bawah, secara naluriah berbalik arah melawan gravitasi demi menggapai sinar matahari yang menembus celah-celah daun. Proses pertumbuhan yang berbelok ke arah cahaya inilah yang membuat tandan pisang perlahan melengkung ke atas menuju langit.