Tim Pengamanan Perda dan Patnal yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Bontang, Arif Afandi, menggelar razia mendadak dan menyisir area-area yang dinilai rawan.
“Hasil pemeriksaan dan penyelidikan tidak ditemukan barang-barang terlarang dan juga tidak ada praktik penipuan. Apalagi sewa ponsel,” ungkap Arif kepada wartawan.
Arif menegaskan bahwa pengawasan terhadap para narapidana terus diintensifkan. Pihaknya tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga mengevaluasi sistem pengawasan yang selama ini berjalan guna menutup celah keamanan.
“Kita pastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan. Semua kondusif,” tambahnya.
Ke depannya, Lapas Bontang menyatakan akan terus berbenah. Arif juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan masukan dan kritik melalui saluran pengaduan resmi lapas.
“Kami terus berbenah dalam pengawasan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) apabila ditemukan hal yang melanggar hukum,” pungkasnya.