Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur. (Foto : DN / Narasipedia.net)
BONTANG. Kawasan Bontang Utara masih menjadi magnet utama penanaman modal di Kota Bontang. Hingga triwulan I tahun 2026, sebagian besar realisasi investasi daerah tercatat masuk ke wilayah tersebut.
Data DPMPTSP Bontang menunjukkan nilai investasi di Kecamatan Bontang Utara mencapai Rp783,3 miliar. Jumlah itu setara sekitar 98,31 persen dari total capaian investasi Kota Bontang pada awal tahun ini.
Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur mengatakan, tingginya investasi di Bontang Utara dipengaruhi keberadaan sejumlah industri besar yang beroperasi di kawasan tersebut.
Menurutnya, aktivitas investasi memang masih didominasi sektor industri pengolahan yang sebagian besar berada di wilayah utara Kota Bontang.
“Karena industri besar banyak berada di Bontang Utara, jadi investasi juga paling besar terserap di wilayah itu,” ujarnya.
Sementara itu, realisasi investasi di Kecamatan Bontang Selatan tercatat sebesar Rp12,2 miliar atau sekitar 1,54 persen. Investasi di wilayah tersebut berasal dari sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran.
Adapun Kecamatan Bontang Barat mencatat nilai investasi Rp1,2 miliar atau 0,15 persen yang didominasi sektor usaha restoran.
Meski investasi masih terpusat di kawasan tertentu, Pemkot Bontang tetap berupaya mendorong pemerataan investasi di seluruh wilayah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui peningkatan pelayanan perizinan agar proses investasi lebih cepat, mudah, dan efisien bagi pelaku usaha.
“Harapannya investasi juga bisa berkembang di wilayah lain sesuai potensi yang dimiliki masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (Adv)
Penulis : DN