Home ADVETORIAL Disdikbud Bontang Dorong Sekolah Berbasis Keagamaan Tetap Perkuat Akademik
ADVETORIALBONTANG

Disdikbud Bontang Dorong Sekolah Berbasis Keagamaan Tetap Perkuat Akademik

4

Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Siti Nurhayati, saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an III dan Perpisahan Angkatan I SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus Tahun Ajaran 2025-2026. (FOTO: RE/narasipedia.net)

BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mendorong sekolah berbasis keagamaan untuk terus memperkuat kualitas akademik di tengah berkembangnya pendidikan karakter dan tahfidz Al-Qur’an.

Hal itu disampaikan Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Siti Nurhayati, saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an III dan Perpisahan Angkatan I SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus Tahun Ajaran 2025-2026, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Siti, keberhasilan Taman Firdaus mencetak siswa berprestasi di bidang tahfidz dan MTQ patut diapresiasi. Namun, ia menilai penguatan akademik juga penting agar siswa memiliki kemampuan yang seimbang.

“Prestasi keagamaannya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana akademiknya juga terus ditingkatkan supaya anak-anak bisa berkembang secara menyeluruh,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu siswa berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Selain itu, beberapa siswa juga dijadwalkan mewakili Kalimantan Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah.

Disdikbud menilai keberadaan sekolah berbasis keislaman memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan sosial dan pengaruh globalisasi.

Siti mengatakan pendidikan karakter saat ini menjadi kebutuhan penting karena banyak fenomena penurunan moral yang terjadi di lingkungan masyarakat maupun dunia digital.

“Sekolah seperti ini punya peran besar dalam membentengi anak-anak, bukan hanya dari sisi ilmu agama, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku,” katanya.

Meski begitu, ia menjelaskan pembinaan khusus untuk bidang keagamaan seperti tahfidz dan MTQ berada di jalur kementerian yang berbeda, sehingga Disdikbud lebih banyak memberikan dukungan secara moril.

Sementara itu, Kepala RTQ Taman Firdaus, Samsiroh, menyebut wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi pengingat bagi siswa agar terus menjaga hafalan dan akhlak mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami anak-anak bukan hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjaga hafalannya dan menerapkan nilai-nilai yang dipelajari,” tuturnya.

Saat ini Yayasan Taman Firdaus memiliki program Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) sebagai pusat tahfidz intensif dan SMP IT Taman Firdaus sebagai sekolah formal. Ke depan, yayasan tersebut juga berencana membuka Madrasah Aliyah (MA) untuk memperluas layanan pendidikan berbasis Al-Qur’an di Kota Bontang.

PENULIS: RE

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

DPRD Bontang Soroti Kesiapan RS Hadapi Standar Baru Kemenkes 2027

Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saiful Rizal (FOTO : AD/narasi pedis.net) BONTANG....

ADVETORIALBONTANG

Pastikan Pelayanan BPJS Aman, Komisi A DPRD Bontang Sambangi RSIB

Kunjungan Komisi A DPRD Bontang ke RSIB (FOTO : AD/narasipedis.net) ​BONTANG. Rangkaian...

ADVETORIALBONTANG

DPMPTSP Sebut Pelaporan LKPM Perusahaan Masih Perlu Ditingkatkan

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur. (FOTO : DN / Narasipedia.net) BONTANG. Dinas...

ADVETORIALBONTANG

DPMPTSP Ungkap Sektor Industri Pengolahan Masih Dominasi Arus Investasi Bontang di Awal 2026

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur saat diwawancarai. (FOTO : DN / narasipedia.net)...