SDN 003 Bontang Utara. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. SD Negeri 003 Bontang Utara mulai mengembangkan pendekatan literasi digital untuk mendukung proses belajar siswa berkebutuhan khusus. Inovasi tersebut mengantarkan Kepala Sekolah Abdillah meraih juara 1 GTK Transformatif tingkat nasional tahun 2025.
Pendekatan itu dilakukan melalui aplikasi pembelajaran “Sibibu” yang memanfaatkan media video sebagai sarana belajar bagi siswa inklusi. Metode tersebut dinilai lebih efektif membantu anak memahami materi secara visual dan praktik langsung.
Abdillah mengatakan sebagian siswa inklusi masih mengalami hambatan dalam membaca maupun menulis secara konvensional. Karena itu, sekolah mencoba menghadirkan alternatif pembelajaran berbasis digital yang lebih mudah dipahami.
“Kami ingin anak-anak tetap memiliki kemampuan literasi, meskipun bentuknya tidak selalu melalui membaca teks,” katanya, Kamis (14/5/2026).
Melalui video pembelajaran, siswa dapat melihat contoh aktivitas secara langsung dan menirukannya secara bertahap. Konten yang dibuat meliputi keterampilan dasar hingga materi akademik sederhana.
Sekolah juga melibatkan siswa reguler dalam pembuatan video sebagai model praktik. Cara tersebut membantu siswa inklusi lebih mudah memahami instruksi karena melihat contoh nyata dari teman sebaya mereka.
Menurut Abdillah, penggunaan media visual membantu meningkatkan fokus dan daya tangkap siswa saat belajar. Selain itu, materi dapat diputar berulang kali sesuai kebutuhan masing-masing anak.
“Kalau membaca masih sulit, paling tidak mereka bisa belajar melalui video, memahami gambar, lalu meniru praktiknya,” jelasnya.
Selain mendukung siswa, aplikasi tersebut juga membantu guru dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang lebih terarah. Pembelajaran menjadi lebih fleksibel karena dapat diakses kapan saja.
Melalui inovasi itu, SDN 003 Bontang Utara berharap pendidikan inklusif dapat terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang ramah dan mudah dijangkau seluruh siswa.
PENULIS: Re